|
Kunjungan ke SD Kauman 7, Batang
SD Kauman 7 adalah salah satu sekolah binaan MBE di Kecamatan Batang. Saat ini sekolah belum mempunyai kepala sekolah karena kepala sekolah lama baru pensiun. Tugas kepala sekolah dikerjakan sementara oleh Pengawas TK/SD, Bpk Sukardi. Namun demikian sekolah menunjukkan banyak kemajuan dalam MBS, Peran Serta Masyarakat maupun PAKEM.
Komite Sekolah yang dipimpin Bpk. H. Suprapto sangat dinamis. Mereka sudah membuat banyak perubahan fisik di sekolah termasuk: membuat halaman sekolah dari bekas sawah, mengubah rumah dinas menjadi kantor sekolah, membangun pagar sekolah dan membuat jalan masuk sekolah. Di hampir semua kelas sudah dipasang keramik di lantai.
Di samping itu, komite dan kepala sekolah sudah membuat perencanaan untuk perluasan gedung sekolah, karena jumlah siswa 340 orang, jumlah rombongan belajar delapan, sedangkan jumlah lokal hanya 6 ruang kelas. Perencanaan tersebut telah diajukan ke pemerintah daerah.
|
Kepala sekolah, Ketua Komite Sekolah dan salah satu guru memeriksa RAPBS yang telah dibuat secara terbuka dengan melibatkan semua pihak
|
|
Rencana perluasan sekolah dipajangkan di ruang guru.
|
Untuk menunjang pelaksanaan MBS, komite sekolah telah mengalokasikan dana untuk memasang papan pajangan di setiap kelas. Pada saat kunjungan ke kelas kami sangat senang melihat bahwa PAKEM telah mulai diterapkan dengan baik di beberapa kelas meskipun guru belum dilatih secara formal.
|
Anak kelas 5a aktif membahas soal pecahan dibantu gurunya Bp.Rasokha. Papan pajangan yang disediakan oleh komite sekolah sudah dimanfaatkan.
|
Kesan kami tentang SD Kauman 7 sangat positif. Ada suasana keterbukaan di kantor maupun di kelas. Anak-anak pun terbuka dan senang berdiskusi. Suasana kelas yang telah mulai menerapkan PAKEM sudah lebih seperti 'workshop'.
|
|
Anak kelas 6b, Ninis, sedang menghitung jumlah sumbu simetri putar pada segienam diamati gurunya Bpk. Choliq Budiman
|
Mengenal Rintisan SD MBS di Kabupaten Batang
SDN Kranggan 02 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang adalah salah satu SD rintisan MBS di Kabupaten Batang. Sejak ditunjuk sebagai SD rintisan MBS dirasakan sangat berat karena beberapa faktor: tenaga guru tidak cukup, siswa sedikit (karena di desa Kranggan yang jauh dari kecamatan terdapat 2 SD Negeri dan 1 Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah), kondisi sosial masyarakat rendah (+80% kategori keluarga prasejahtera), partisipasi masyarakat terhadap pendidikan rendah, dan lingkungan kurang mendukung.
Sejak diberi kepercayaan, sekolah pimpinan Bpk. Suwignyo,S.Pd ini mulai mengadakan pembenahan sesuai dengan petunjuk Dinas Pendidikan Kabupaten Batang, Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Tersono, dan Pengawas TK/SD. Tahapannya antara lain mengadakan sosialisasi, melakukan pendekatan kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat, menyelenggarakan pertemuan khusus orangtua wali murid dengan sekolah, serta mengadakan koordinasi dengan desa dan instansi terkait. Sebagai bahan pemicu sekolah rintisan, SDN Kranggan 02 mengadakan studi banding ke SD rintisan MBS Pasuruhan 02 Magelang dengan dana pendukung dari Block Grant APBD Propinsi Tingkat I Jawa Tengah sebesar Rp 3.000.000 dan swadaya orangtua murid.
|
Sosialisasi MBS di SD Kranggan 02, Kecamatan Tersono, Batang
|
Penerapan manajemen terbuka dan transparan oleh Kepala Sekolah, ternyata mendapatkan sambutan positif dari semua pihak, khususnya para guru. Guru bekerja dengan dilandasi semangat beribadah semakin tampak hasilnya. Terbukti dengan banyaknya tugas yang dilaksanakan, seperti pelak-sanaan pra KBM, antara lain bimbingan baca Al Qur'an, GEMPI (Gesit Menjelang Pelajaran Inti), SKJ, Uji Kecakapan Mandiri, dan lain-lain.
Tidak kalah penting tugas pokok KBM dilaksanakan secara rutin dengan baik. Tidak ketinggalan guru-guru masih menambah bimbingan bagi kelas VI (dalam mempersiapkan UAS) dan kegiatan ekstrakurikuler. Perjalanan MBS sudah tampak keberhasilannya. Hal ini dapat dilihat dari hasil pembelajaran yang menunjukkan adanya peningkatan prestasi, peningkatan partisipasi masyarakat, seringkali mendapat kunjungan dari SD/MI lingkungan sekitarnya, bahkan telah dikunjungi pula oleh Tim MBS pusat.
|