Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

Purbalingga : MBS Bikin Iri Sekolah Non-Binaan...

Pelatihan MBS / PSM1 dilaksanakan 20 sekolah di 2 kecamatan binaan MBE pada tanggal 22 - 27 Agustus 2005 secara bergantian masing-masing selama 3 hari. Pada pelatihan MBS 1 antusias peserta sangat tinggi terutama pada saat diperkenalkan pola-pola pembelajaran PAKEM.

Para peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, dan Komite Sekolah setelah melakukan praktek pembelajaran PAKEM ini merasakan bahwa pola Pembelajaran PAKEM sangat bagus untuk diterapkan dan lebih mudah dipahami inti pembelajarannya oleh siswa.

SDN 1 Karanganyar sedang melakukan pengamatan benda
SDN 2 Purbalingga Lor sedang berdiskusi

Gb.1 SDN 1 Karanganyar sedang melakukan pengamatan benda yang mengapung, melayang, dan tenggelam dalam air;
Gb.2 SDN 2 Purbalingga Lor sedang berdiskusi tentang ciri-ciri sekolah yang telah menerapkan MBS diamati Trainer Ibu Heriyanti dan Pengawas SD Bapak RL.Suroso;
Gb.3 Bapak Gatot dari SMP 2 Purbalingga sedang memajang hasil diskusinya diamati oleh Trainer Bapak Sukur.;
Gb.4 Ibu Murhayati dan Bapak Sucheri dari SDN 2 Banjarkerta sedang menata pajangan hasil diskusi biar menarik untuk dilihat.


Bapak Gatot dari SMP 2 Purbalingga
Ibu Murhayati dan Bapak Sucheri

Pelatihan PAKEM 1 : Benar-Benar Menyenangkan

Setelah diadakan pelatihan MBS / PSM 1 yang dilaksanakan bulan Agustus 2005 yang lalu dengan sukses maka pada bulan September 2005 tepatnya tanggal 19 - 24 dilanjutkan dengan Pelatihan PAKEM 1 di Kabupaten Purbalingga. Pelatihan PAKEM 1 ini merupakan pelatihan yang sangat ditunggu-tunggu oleh sekolah-sekolah binaan MBE. Karena pada saat Pelatihan MBS/PSM 1 yang lalu belum semua guru mengetahui pola pembelajaran PAKEM secara langsung.

Adanya dukungan dari pihak Komite Sekolah yang dilibatkan pada saat pelatihan MBS / PSM 1 yang lalu juga sangat berpengaruh untuk memotivasi guru-guru untuk mengikuti Pelatihan PAKEM 1 ini. Terbukti hampir 100% guru-guru yang mengikuti pelatihan PAKEM 1 ini dengan antusias dan semangat yang tinggi. Apalagi pelatihan PAKEM 1 ini dalam pelaksanaannya dibagi per kelas pada setiap mata pelajaran.

Para peserta setelah mengadakan praktek mengajar di sekolah-sekolah dan simulasi KKG / MGMP pada umumnya merasakan Pelatihan PAKEM 1 ini sangat bagus dan tepat untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Karena guru dan siswa merasakan suasana pembelajaran yang benar-benar menyenangkan.!!

Bahkan 10 peserta diluar sekolah binaaan MBE di masing-masing kecamatan mengharapkan agar aplikasi pelatihan PAKEM yang didanai APBD segera dapat direalisasikan. Bapak Anwar, S.Sos selaku Kasi Prasek & SD Dinas Pendidikan Purbalingga menjawab bahwa aplikasi pelatihan PAKEM untuk sekolah-sekolah non binaan MBE sudah disetujui tinggal menunggu jadwal pelaksanaannya saja.

Bapak Drs. Suyitno
Diskusi siswa

Gb1 Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga Bapak Drs. Suyitno membuka Pelatihan PAKEM 1 di Kecamatan Purbalingga;
Gb2 Diskusi siswa di MTsN Karanganyar pada saat praktek mengajar Pelatihan PAKEM 1, siswa sangat aktif dan bersemangat;
Gb3 Suasana diskusi dikelas Bahasa Inggris dipandu Bapak Supriyanto;
Gb. 4 Ibu Esti Widiastuti guru kelas 1 dari SDN 2 Purbalingga Lor sedang simulasi KKG dipandu Ibu Sutari

Suasana diskusi dikelas Bahasa Inggris
Ibu Esti Widiastuti

Geliat MBE Trenggalek

Kabupaten Trenggalek adalah kota kecil di pesisir laut selatan Indonesia. Secara geografis letak Kabupaten Trenggalek sangatlah tidak menguntungkan, karena sebagain besar wilayahnya merupakan daerah pegunungan (dataran tinggi) dan posisinya tidak berada pada jalur lintas perekonomian. Sehingga perkembangan sosial ekonomi di kabupaten ini tidaklah secepat daerah-daerah lain yang berada pada lintas jalur perekonomian.

Pada 31 Maret 2005 terjalin Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemkab Trenggalek dengan RTI tentang penyelenggaraan bantuan teknis USAID untuk Pengembangan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Pendidikan Dasar melalui Managing Basic Education (MBE).

Guru SDN 1 Sumbergedong

Belajar dari Studi Banding
Atas: Guru SDN 1 Sumbergedong belajar Pembelajaran PAKEM di SDN 1 Ploso Pacitan
Bawah: Belajar MBS & PSM di SDN 1 Babadan, Wlingi, Blitar


Belajar MBS & PSM

Sebagai wujud dari pelaksanaan kesepakatan tersebut, di Kabupaten Trenggalek telah terselenggara beberapa kegiatan MBE, diantaranya Study Banding tentang Pelaksanaan MBS, PAKEM, dan PSM ke sekolah-sekolah binaan MBE di Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Blitar yang dilanjutkan dengan kegiatan Pertemuan Presentasi, Diskusi Evaluasi Hasil Kunjungan Study Banding pada tanggal 29 Agustus 2005.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID