|
Tim USAID Berkunjung ke Sekolah MBE
Tim USAID Berkunjung ke Sekolah MBE
Nama baik MBE sudah berbunyi di Washington. Pada bulan November 2005 Direktur USAID Asia dan Timur Tengah, Jim Kunder datang ke Indonesia dan berkunjung ke beberapa lokasi program USAID di Jawa Timur.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah sekolah-sekolah binaan MBE di Kota Batu, yaitu SD Tulungrejo 4 dan MI Bustanul Ulum. Bpk Kunder didampingi antara lain Kepala dan Wakil Kepala USAID Indonesia, Bill Frej dan Robert Cunnane, James Hope dan Jill Gulliksen dari Kantor Pendidikan USAID Indonesia, serta tim MBE dari pusat maupun propinsi Jawa Timur.
|
Dari kiri ke kanan: Bill Frej, Direktur USAID Indonesia, Abdurahman Asari, Koordinator MBE di Jawa Timur dan Jim Kunder, Direktur USAID Asia dan Timur Tengah mengamati dan membahas hasil karya siswa pada saat kunjungan ke SD Tulungrejo 4, Batu.
|
Mereka didampingi beberapa anggota pemerintah daerah Kota Batu, termasuk Bpk. Imam Hidajat, Kepala Dinas Pendidikan dan Ibu Mistin serta Ka SubDin Pendidikan dan Pengajaran. Tim USAID sangat menghargai keberhasilan siswa, pihak sekolah, dan pihak pemerintah daerah yang nampak dari program MBE.
Karena waktu sempit mereka hanya dapat berkunjung ke kota Batu yang mudah dijangkau dari Surabaya.
Tetapi penghargaan ini berlaku untuk semua daerah MBE yang bekerja keras untuk meningkatkan mutu pendidikan. Anda dapat melihat beberapa gambar lain dari kunjungan USAID ke Batu pada halaman belakang.
MBE Bantu di Aceh
Dalam rangka menyalurkan bantuan USAID untuk propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, beberapa pihak dari Dinas Pendidikan dan sekolah di Banda Aceh diundang oleh program pendidikan baru USAID yaitu DBE (Decentralized Basic Education) untuk magang di sekolah-sekolah binaan MBE dan CLCC di Probolinggo pada bulan Agustus yang lalu. Sebelum berangkat ke Probolinggo para kepala sekolah dan komite sekolah diberi pelatihan oleh DBE tentang MBS dan Peran Serta Masyarakat.
|
|
1. Pelatihan PAKEM dibuka oleh Walikota Banda Aceh, Bpk Mawardy Nurdin.
2. Beberapa peserta pelatihan dalam diskusi dipandu fasilitator MBE, Ibu Tiwi Nurhayati dari Batu.
3. Anak-anak kelas 5 MD 110 Banda Aceh bereksperimen untuk menemukan vitamin dibantu Ibu Masida Hanum, guru SD 77 Banda Aceh yang sedang praktek mengajar.
|
Setelah kembali dari Probolinggo beberapa sekolah sudah mulai melaksanakan perubahan dalam manajemen sekolah maupun pembelajaran. Di samping dibantu DBE 1 untuk melaksanakan MBS dan PSM mereka juga minta dilatih dalam PAKEM. Oleh karena itu, atas permintaan USAID, pada pertengahan bulan Desember MBE telah mulai bekerja sama dengan program DBE untuk melatih 16 sekolah binaan, SD dan MI, di Kota Banda Aceh mengembangkan pembelajaran PAKEM.
Satu tim fasilitator dari beberapa daerah binaan MBE di Jawa Tengah dan Jawa Timur didampingi beberapa konsultan berangkat ke Banda Aceh untuk melatih kepala sekolah dan guru sekolah binaan selama satu minggu. Deskripsi singkat pelatihan yang sangat praktis ini yang mencakup praktek mengajar juga diceritakan lebih lanjut pada halaman 14. Pelatihan ini akan dilanjutkan dengan pemilihan dan pelatihan fasilitator di Banda Aceh.
|