Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

PSM di SDN Ambalkliwonan lanjutan ......
Melihat kondisi belajar dan kekuatiran akan terjadinya kecelakaan yang menimpa para siswanya, maka Kepala Desa, Komite Sekolah dan masyarakat berupaya keras untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara menyumbang uang dan tenaga. Akhirnya secara bertahap terkumpullah dana sebesar sekitar Rp 10 juta. Dana sebesar itu kemudian digunakan untuk memperbaiki atap dua ruangan.

Perbaikan dilaksanakan oleh masyarakat sendiri secara gotong royong. Hanya sebagian kecil tukang yang dibayar setengah tarif upah yang berlaku di desa itu dan sebagian besar pekerja lainnya adalah masyarakat yang tidak dibayar sama sekali. Jika bantuan dalam bentuk tenaga itu dikonversi ke nilai uang, maka total sumbangan masyarakat untuk perbaikan atap dua ruangan tersebut mencapai Rp 13,5 juta.

Apa yang terjadi di SDN Ambalkliwonan tersebut merupakan contoh kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap kelangsungan belajar anak-anaknya. Masih ada 5 dari delapan ruangan lainnya yang membutuhkan rehabilitasi. Mudah-mudahan Dinas P&K Kabupaten Kebumen memperhatikan keadaan fisik sekolah yang pada masa kampanye Pilkada pernah dikunjungi Ibu Bupati.

PROBOLINGGO: Dunia Industri Peduli Pendidikan

Tidak banyak industri yang berinvestasi di daerah kabupaten Probolinggo. Salah satunya adalah PT IPMOMI yang bergerak dibidang energi khususnya pembangkit tenaga listrik dengan lokasi di Kecamatan Paiton. PT IPMOMI tidak hanya sekedar berinvestasi di Kabupaten Probolinggo, tetapi juga mempunyai program pengembangan kemasyarakatan antara lain:

  1. Infrastruktur Pendidikan
  2. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik
  3. Kewirausahaan
  4. Sosial dan Budaya




Foto 1 Bapak Bambang Jiwantoro Direktur Community and Human Resources memberi penjelasan tentang kerjasama antara PT IPOMI dengan Dinas pendidikan Kab. Probolinggo. Foto 2 Suasana Pelatihan Pengembangan MBS untuk SMP bertempat di Recreation Hall PT IPMOMI. Foto 3 & 4 Konsultan dan fasilitator MBE yang memberikan bantuan teknis dalam pelatihan


Program bantuan untuk pendidikan telah banyak dilakukan oleh perusahaan tersebut. Salah satunya adalah ketika Dinas Pendidikan melaksanakan pelatihan Pengembangan MBS bagi SMP se-kabupaten yang mendapatkan bantuan secara teknis dari MBE. Pelatihan ini diselenggarakan di aula yang sangat megah milik PT IPMOMI. Perusahaan tidak membantu menyediakan tempat tapi juga konsumsi bagi peserta sebanyak 110 orang secara gratis.

Program kemasyarakatan dari perusahaan di bidang pendidikan ini telah dirasakan oleh sekolah sekitarnya. Sebagai contoh perusahaan membantu pelatihan bagi guru Bahasa Inggris se kabupaten secara gratis termasuk menyediakan nara sumbernya selama 19 hari. Bantuan yang lain berupa pembuatan sarana olah raga (lapangan basket) bagi SMPN I Paiton dan rehabilitasi ruang kelas dan laboratorium.

PATI: Dinas Pendidikan Memanfaatkan Pengalaman MBE

Pada bulan Agustus 2005 Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, melakukan kegiatan pembuatan silabus untuk SD se-Kabupaten Pati, dimana sebagai ujung tombak pelaksanaan penyusunan silabus adalah Fasilitator SD/MI dan guru sekolah Binaan MBE. Menurut Bpk. Sarpan Kasi TK/SD Kabupaten Pati di sela-sela monitoring KBM di SD Semba-turagung 02 bersama Bpk. Stuart Direktur Program MBE (foto kanan), Silabus yang telah disusun akan digunakan sebagai salah satu Acuan/Sumber bagi guru SD se-kabupaten Pati dalam melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan PAKEM, yang telah dirintis mulai dari kelas 1 dan 4 pada tahun 2004, serta kelas 2 dan 5 pada tahun 2005.

Selanjutnya sekolah Binaan MBE(SD/MI) diberi kewajiban oleh Dinas Pendidikan menyusun Lembar Kerja Siswa berbasis pengalaman, yang juga merupakan program dari Kasi TK/SD untuk mempermudah diseminasi dan studi kasus tentang seberapa efektif pelatihan imbas yang telah dilakukan dihubungkan dengan pemahaman guru sekolah imbas tentang pembelajaran dengan pendekatan PAKEM. Dilihat bagaimana pembelajaran Pakem yang menggunakan LKS yang dibuat oleh guru sekolah binaan beserta fasilitator, bukan LKS yang sekarang beredar yang cenderung berpola pada satu aspek kognitif.

Bpk. Kadis Fasilitator Bahasa Indonesia

Bpk. Kadis Fasilitator Bahasa Indonesia sedang mendiskusikan penyusunan LKS dengan guru sekolah binaan

Selain program tersebut, pada bulan Desember Dinas Pendi-dikan dengan fasilitas dari MBE melakukan studi banding ke SD Kebon Dalam Kabupaten Mojo-kerto yang merupakan sekolah binaan UNESCO melalui program CLCC. Hal yang diperhatikan adalah pembelajaran PAKEM, pengelolaan kelas dan lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut pengawas, kepala sekolah, guru memahami apa yang dimaksud dengan pengelolaan kelas karena menurut bapak Sarpan hal tersebut masih perlu diperdalam agar dalam pemajangan karya siswa dan pemanfaatan sudut baca sesuai dengan kondisi lingkungan di sekolah.

Program lain dari Dinas Pendidikan adalah pelatihan rutin fasilitator kecamatan setiap bulan sekali (Kecamatan Jakenan, Jaken, Winong, dan Pucakwangi) yang sudah dilakukan sejak bulan Juli 2005 dan akan ditindaklanjuti oleh kecamatan lain di Kabupaten Pati. Hal ini digunakan sebagai pola pembinaan dan pengimbasan dimana fasilitator kecamatan diberi tanggung jawab menyebarkan pembelajaran PAKEM di tingkat Gugus/Dabin di masing-masing Kecamatan.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID