Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

Geliat dari Daerah Binaan...

BATU: Diseminasi PAKEM di SD dan SMP

Diseminasi PAKEM di SD dan SMP terus dilakukan. Diseminasi PAKEM di SD salah satunya dilakukan melalui KKG Mata Pelajaran IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, Kelas Awal, Pendidikan Agama Islam, dan Olah Raga Tingkat Kota yang dilaksanakan secara bergantian.

Peserta setiap KKG tersebut berasal dari seluruh sekolah dasar (negeri dan swasta) yang ada di Kota Batu yang berjumlah 86 sekolah dimana masing-masing sekolah mengirimkan satu gurunya. Hal yang sama juga telah dilakukan untuk SMP melalui MGMP Mata Pelajaran IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Suasana KKG IPS

Suasana KKG IPS Tingkat Kota

Guru Pemandu Mata Pelajaran (GPMP)

Kota Batu telah memiliki 65 GPMP SD dan 15 GPMP SMP. GPMP SD berasal dari 13 gugus di 3 kecamatan se Kota Batu (6 gugus di Batu, 4 gugus di Bumiaji, dan 3 gugus di Junrejo). Setiap gugus memiliki 5 GPMP yang mewakili 5 mata pelajaran (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Kelas Awal). Sedangkan untuk SMP, setiap mata pelajaran (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris) memiliki 3 GPMP.

Rekrutmen GPMP ini dilakukan oleh fasilitator, Kepala UPTD, dan pengawas yang didasarkan pada pengamatan selama pelaksanaan KKG/MGMP Mata Pelajaran Tingkat Kota dan juga didasarkan pada komitmen dan kompetensi guru untuk mengimplementasikan hasil KKG/MGMP di sekolahnya. Selanjutnya GPMP ini dilatih selama tiga hari.

Salah satu sesi

Salah satu sesi pada pelatihan GPMP

Materi pelatihan hari pertama adalah kurikulum dan karakteristiknya (digunakan draf kurikulum 2005), telaah kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran dan strateginya; hari kedua, pembuatan dan pengembangan RP PAKEM, teknik pendampingan KKG/MGMP; hari ketiga, inventarisasi permasalahan pembelajaran dan penyusunan program KKG/MGMP.

GPMP bersama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) selanjutnya diproyeksikan sebagai tim yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan PAKEM di gugusnya.

Replikasi Penyelenggaraan Kegiatan

Dinas Pendidikan P dan K Kota Batu melakukan replikasi terhadap manajemen penyelenggaraan kegiatan MBE di daerah yang dinilai sangat efektif dan efisien. Manajemen tersebut telah dicoba diterapkan pada beberapa kegiatan. Salah satunya adalah pem-buatan soal pra UAN yang dituntut kerahasiaannya. Suasana kegiatan ini seperti ditunjukkan pada gambar di samping. Hasilnya sangat memuaskan.

Pembuatan Soal

Pembuatan Soal Pra UAN

Inovasi Pendidikan

Tidak hanya itu, Dinas Pendidikan P & K Kota Batu juga membuat inovasi-inovasi dalam bidang pendidikan. Program Fluent in English diluncurkan oleh Dinas untuk memberikan motivasi pada guru untuk mencetak siswa agar mampu berbahasa Inggris aktif. Bagi guru pembina yang telah berhasil membina timnya hingga dinyatakan lulus oleh tim penguji akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp. 1.000.000,- dari Dinas P & K Kota Batu. Selain itu Dinas P & K Kota Batu juga telah berhasil meluncurkan majalah Sari Swara sebagai media komunikasi dan aspirasi Dinas P & K Kota Batu.

Majalah Sari Swara
Fluent in English

Sampai saat ini majalah telah terbit dua edisi, Januari 2006 dan Maret 2006. Majalah ini juga memuat tulisan guru tentang inovasi-inovasi pembelajaran PAKEM dan kegiatan-kegiatan MBE yang diikuti Dinas P & K Kota Batu.

SUKOHARJO: Pelatihan Imbas PAKEM I

SMPN 3 Tawangsari Menyimpan Potensi Besar

Siapa sangka kalau sebuah sekolah di daerah yang relatif pelosok untuk ukuran Kabupaten Sukoharjo, mempunyai tekad besar dalam merubah sebuah paradigma pendidikan. Itulah yang terlihat di SMP 3 Tawangsari Sukoharjo. Rupanya, MBE dengan pola pembelajaran PAKEMnya, cukup memikat hati Kepala Sekolah dan guru-gurunya. Pada saat sekolah-sekolah sederajat lainnya masih berkutat dengan pola pembelajaran konvensional, ia meminta MBE untuk menularkan pola pembelajaran PAKEM kepada para gurunya.

Pak Muhammad Najid
Pak Joko

Paling Atas: Pak Muhammad Najid, konsultan MBE (berdiri, berbaju batik) tengah menstimulir peserta dalam proses diskusi kelompok.
Atas: Pak Joko, fasilitator rumpun mata pelajaran Pengetahuan Sosial (berdiri ), sedang memandu peserta membuat Rencana Pembelajaran.

Dengan bantuan seorang konsultan MBE dan lima fasilitator MBE Sukoharjo, Pelatihan Imbas ini terlaksana secara swadana pada tanggal 25 Maret 2006 di SMPN 3 Tawangsari dengan diikuti 50 orang guru. Para guru menerima pelatihan dengan sepenuh hati, terbukti mereka semua aktif selama proses pelatihan.

Hebatnya, Kepala Sekolahnya memerintahkan kepada semua guru untuk langsung menerapkan pola pembelajaran PAKEM pada keesokan harinya. SMPN 3 Tawangsari siap melaksanakan perubahan, dan siap melaksanakan pelatihan imbas PAKEM tahap berikutnya.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID