Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

SEKELUMIT PERJALANAN MBE DI BLITAR
IN MEMORIAM IBU SRI SUWARNI, S. Pd


Pada awal sosialisasi program MBE di Kabupaten Blitar, berbagai pihak yang terkait dengan pendidikan memberikan respon yang bervariasi. Tanggapan positif dan skeptis muncul setelah pelatihan demi pelatihan. Mereka yang belum mendapat pelatihan penuh rasa ingin tahu, beberapa orang secara apriori meminta DPRD menggunakan kewenangan-nya untuk menolak program MBE.

Almarhumah Ibu Sri Suwarni

Almarhumah Ibu Sri Suwarni mendampingi anak-anak melakukan percobaan

Sebaliknya berbagai tanggapan positif muncul dari para peserta pelatihan. Dalam pelatihan MBE peserta tidak mempunyai kesempatan untuk mengantuk dan waktu pelatihan terasa berlalu begitu cepat.

Apalagi materi pelatihan digali dari peserta sendiri. Merasakan asyik dan pentingnya pelatihan, permintaan untuk pelatihan mulai berdatangan dari berbagai tempat.

Para fasiltator kabupaten dan konsultan sampai "kewalahan'. Sebagai fasilitator, mereka dituntut untuk selalu meningkatkan dirinya baik pengetahuan maupun keterampilannya untuk menjaga kualitas pelatihan.

Fasilitator harus memiliki kesiapan fisik dan mental, lebih-lebih jika pelatihan jauh dari tempat tinggal . Berbagai kemungkinan risiko bisa terjadi selama menempuh perjalanan berangkat maupun pulang dari pelatihan.

Hal seperti itu dialami oleh seorang fasilitator Blitar, Ibu Sri Suwarni S. Pd, mengalami kecelakaan sepulang melatih hingga mengakibatkan beliau berpulang untuk selamanya. Semua peserta merasa sangat terpukul mendengar berita musibah tersebut, semua ibu-ibu menangis histeris.

Sosok pejuang, perintis, pelopor pembaharuan pendidikan yang amat dicintai telah pergi untuk selamanya. Selamat jalan Ibu. Kerja belum selesai, perjuangan Ibu akan diteruskan. Mudah-mudahan amal perjuangan Ibu dapat menjadi bekal untuk menuju alam kekal sehingga Ibu tenang berada di sana. Amin.

Kemitraan dengan AQUA
Peluncuran Permainan RAMSAR


Sebagai bagian dari komitmen terhadap anak Indonesia, AQUA didukung oleh Konvensi Ramsar dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO bermitra dengan Managing Basic Education (MBE) meluncurkannya kampanye nasional jangka panjang "AQUA untuk Anak Indonesia (AuAI).

Program pertama dalam kampanye ini adalah pengembangan permainan Ramsar - suatu alat bantu pembelajaran mengenai air.

Atas: Permainan RAMSAR dilakukan di dalam kelas oleh siswa SDN Cikini Satu
Bawah: Pemberian plakat terima kasih atas dukungan dalam kampanye 'Aqua Untuk Anak Indonesia' yang diberikan oleh Pascal De Petrini kepada Kepala Sekolah Mitra MBE di Jakarta dan Perwakilan dari UNESCO dan MBE

Acara ini berlangsung pada tanggal 26 Juli 2006 di SDN Cikini 01 Menteng, Jakarta Pusat yang merupakan salah satu Sekolah Binaan MBE di Jakarta. Hadir sebagai pembicara dalam acara peluncuran tersebut: Pascal De Petrini (Presiden Direktur, Danone-AQUA Indonesia), Drs. Djachri (Kepala Sekolah SDN Cikini 01 Menteng), Perwakilan dari Departemen Kehutanan, DR. Arief Rachman MPD (Ketua Harian Komisi Nasional untuk UNESCO), dan Prima Setiawan (Deputy Program Director - MBE). Acara ini juga di hadiri oleh 7 kepala sekolah SD mitra MBE, Suku Dinas Pendidikan Kotamadya Jakarta Pusat, Pengawas Sekolah dan wartawan media cetak dan elektronik.

Acara tersebut merupakan rencana lanjutan dari uji coba permainan Ramsar yang dilakukan di sekolah binaan MBE di Magelang dan Sukoharjo. MBE dan AQUA bermitra dalam mengembangkan dan mendistribusikan permainan Ramsar ke lebih dari 200 sekolah dasar di daerah mitra MBE. Ramsar diubah ke dalam versi Indonesia baik dalam desain warna, ukuran huruf, aturan main pertanyaan bahkan bentuk bidak oleh teman-teman guru dan siswa pada saat uji coba di sekolah mitra MBE.

Pascal De Petrini berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkesinambungan sebagai salah satu peran AQUA dalam mendukung usaha pemerintah dan kalangan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan sebagai usaha jangka panjang dari berbagai program yang khusus dikembangkan demi kepentingan anak-anak Indonesia.

Prima Setiawan menjelaskan tentang apa yang telah dilakukan oleh MBE bersama dengan AQUA. Dan juga menerangkan bahwa saat ini sedang berlangsung ToT tentang Ramsar di 23 daerah Kabupaten/Kota Mitra MBE di Propinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, NAD dan Jakarta Pusat.

Dr. Arief Rachman MPD, memberikan komentarnya, "Sudah saatnya, tidak hanya AQUA-Danone tetapi perusahaan air lainnya agar tidak hanya mengeksploitasi sumber daya air, tetapi juga berkontribusi dalam ikut serta memberikan pembelajaran pentingnya menjaga sumber daya ini dan menggunakannya secara bijak".

Selanjutnya AQUA-Danone memberikan plakat Kepada Kepala Sekolah SD Mitra MBE di Jakarta dan juga kepada UNESCO dan MBE sebagai ucapan tarima kasih yang disampaikan oleh Pascal De Patrini.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID