|
Tabel 1. Data Jumlah Siswa
Kelas |
Jumlah Siswa |
|
L |
P |
Jml |
I |
3 |
2 |
5 |
II |
7 |
5 |
12 |
III |
10 |
1 |
11 |
IV |
5 |
3 |
8 |
V |
6 |
4 |
10 |
VI |
5 |
5 |
10 |
Awalnya, guru kelas di sekolah ini menerapkan pembelajaran "merangkap kelas". Artinya dalam satu ruang yang terdiri dari siswa kelas I dan II (atau III dan IV, atau V dan VI) yang keduanya hanya dipisahkan oleh penyekat, guru menerapkan pembelajaran klasikal secara bergantian pada kedua kelas tersebut.
Perkembangan selanjutnya Dinas P & K (Kepala Dinas, Kasi TK/SD, Kepala UPTD, Pengawas) setelah melalui diskusi berdasarkan fakta di lapangan akhirnya memutuskan memandang perlu untuk menerapkan pembelajaran kelas rangkap di sekolah tersebut. Keputusan ini juga dilatarbelakangi oleh persiapan-persiapan yang telah dilakukan sebelumnya.
Pertama, diseminasi paket pelatihan 1, 2, 3 ke seluruh sekolah dasar dan KKG mata pelajaran tingkat kota maupun gugus yang telah dirasakan manfaatnya oleh guru kelas di sekolah ini untuk mengenal, menerapkan, dan memperbaiki kualitas pembelajaran PAKEM di kelasnya. Kedua, memagangkan tiga guru kelas ini ke sekolah binaan selama satu minggu. Terakhir, mengirimkan mereka untuk mengikuti pelatihan pembelajaran kelas rangkap sebanyak dua kali.
Pembelajaran kelas rangkap di SDN Gunungsari 4 telah berhasil diterapkan dan memberikan hasil yang nyata pada prestasi siswanya. Ini nampak setidaknya dari tiga aspek, yaitu: (1) metode pembelajaran kelas rangkap yang PAKEM di kelas (Gambar 2, 3, 4, 5); (2) prosentase kelulusan tahun 2005/2006 yang mencapai 100% dibandingkan kelulusan tahun 2004/2005 yang hanya mencapai 67%; (3) nilai rata-rata UAS untuk 5 mata pelajaran tahun 2005/2006 yang mengalami kenaikan yang sangat signifikan dibandingkan nilai rata-rata UAS tahun 2004/2005 (Tabel 2).
Tabel 2. Perbandingan Nilai Rerata UAS
Mapel |
Nilai Rerata UAS |
|
2004-005 |
2005-006 |
PPKn |
4,63 |
6,70 |
B. Indonesia |
3,88 |
7,22 |
Matematika |
3,72 |
6,10 |
IPA |
4,15 |
6,02 |
IPS |
4,73 |
7,76 |
|
1. Lokasi SDN Gunungsari 4 yang terpencil.
2. Siswa kelas V dan VI yang memanfaatkan sudut baca
3. Ibu Yulianah ketika melaksanakan PBM kelas III dan IV.
4. Siswa kelas awal yang memanfaatkan waktu stirahatnya untuk belajar.
|
|
Fasilitator Lapis II Pacitan Siap Melatih
Untuk melaksanakan perluasan pembelajaran aktif, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan sejak tahun 2003 sudah mengalokasikan dana dari APBD dan mulai mengoptimalkan peran tim fasilitator lapis kedua. Menurut Kasubdin Program, Bpk Sunaryo MM, tenaga-tenaga potensial ini perlu dikelola dan mendapat perhatian khusus dari dinas agar bermanfaat bagi peningkatan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah.
Pelatihan sekolah imbas tahun 2006 akan dipusatkan di Kecamatan Bandar dan Nawangan. Sebagai persiapan, pada tanggal 27 Juni 2006 diselenggarakan workshop "Enrichment" untuk memantapkan keterampilan memfasilitasi dan penguasaan materi pelatihan PAKEM 1, 2 dan 3. Pelatihan imbas dilaksanakan dengan prinsip belajar bersama dan berbagi pengalaman.
Sejalan dengan upaya di atas, Kepala Dinas Pendidikan menyediakan tempat khusus, yakni Pusat Kegiatan Guru secara permanen yang berfungsi untuk mengakomodir kegiatan peningkatan mutu pembelajaran yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan
|
PURBALINGGA: Kenang-kenangan dari Alumni MIM Wirasana Purbalingga
Mungkin ini baru pertama kali terjadi di Purbalingga, karena biasanya kenang-kenangan dari alumni ke sekolahnya berupa uang, buku, atau barang-barang yang bisa dinilai dengan uang. Tapi lain di MIM Wirasana Purbalingga, disana murid kelas IV yang berjumlah 16 orang dan lulus tahun 2006 ini memberi kenang-kenangan pada sekolahnya berupa Peta Dunia di dinding yang dibuat dan dilukis sendiri oleh mereka.
Irfan Bayu Pradana murid kelas IV yang menjadi koordinator pembuatan Peta Dunia di dinding merupakan juara I IPU pada Ajang Prestasi dan Kreasi Siswa MI tahun 2006 mengatakan mereka mempunyai maksud selain untuk kenang-kenangan yang berguna dan menjadi sumber belajar bagi adik-adik kelasnya juga bermaksud belajar menerapkan pola pembelajaran PAKEM.
Mereka secara bersama-sama dengan dipandu oleh guru sekaligus wali kelas IV bapak Suratmo, SPd membuat pola peta dunia dan melukisnya didinding belakang sekolah mereka.
|
Bapak Mi'in IM Kepala Sekolah MIM Wirasana dan Irfan Bayu Pradana alumni 2006 sedang didepan gambar peta dunia buatan alumni tahun 2006.
|
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara bertahap pada saat mereka libur sekolah. Rencana dari Kepala Sekolah MIM Wirasana Purbalingga Bpk Mi'in IM akan membuat tempat baca siswa berupa bangku panjang di depan gambar peta dunia tersebut sehingga siswa-siswa MIM Wirasana Purbalingga bisa melihat peta dunia itu dengan nyaman.
|
|