Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

MALANG: Pengawas Butuh Pelatihan MBE

Gema model pembelajaran PAKEM telah menyebar dimana-mana dan mengena pada hampir semua stakeholders pendidikan, tak terkecuali para pengawas TK/SD dan PPAI. Karena dirasa sangat mendesak, para pengawas tersebut secara khusus minta untuk dilatih MBS, PSM dan PAKEM. Pelatihan khusus pengawas TK/SD dan PPAI diikuti oleh sekitar 105 orang dari seluruh kecamatan yang ada di Kab. Malang (33 kecamatan).

Proses dan hasilnya sangat memuaskan semua pihak. Para peserta sangat senang dengan sistem/pendekatan MBE dalam melatih mereka: "menyenangkan, menantang dan manusiawi" komentar salah satu peserta. Yang lebih penting adalah model dan substansi pelatihan itu sangat berguna dan membantu tugas mereka sebagai pengawas di sekolah, khususnya untuk membina guru dalam membelajarkan siswa secara profesional.

SUKOHARJO: Pelatihan PAKEM - Komitmen Tinggi

Kita layak berharap banyak akan suksesnya pembelajaran PAKEM di Sukoharjo. Hal ini paling tidak terlihat pada Pelatihan PAKEM 2 yang terlaksana pada tanggal 24 hingga 29 April 2006. Para stakeholder pendidikan, baik guru, pemerintah (Dinas Pendidikan dan Depag), maupun masyarakat tampak terlibat secara intensif dalam setiap sesi, dari awal hingga akhir pelatihan. Dengan adanya komitmen yang tinggi dari para stakeholders terhadap pengembangan PAKEM di sekolah-sekolah, khususnya sekolah-sekolah mitra MBE, pembelajaran yang dilaksanakan akan berhasil secara maksimal.

Pak Kris Budiyono
Pak Awik Suwignyo
Ibu Hariatun
Ibu Dyah Widyawati

BANYUMAS: Pelatihan Imbas di Daerah Ajibarang

Ketertarikan Ketua Komda IV Ajibarang (Koordinator Musyawarah Daerah untuk SMP beberapa kecamatan yang berdekatan di Banyumas) dengan Program MBE mampu mendorong beberapa sekolah dalam wilayah Komda IV untuk mengadakan kegiatan pelatihan PAKEM untuk guru.

Peserta berjumlah sekitar 115 orang yang berasal dari 15 SMP baik negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Ajibarang, Cilongok, Pekuncen dan Gumelar. Pada pelatihan ini dirancang kegiatan praktik mengajar di kelas bagi seluruh peserta. Hasilnya ternyata mendapat sambutan yang sangat mengejutkan, baik dari peserta pelatihan maupun dari siswa tempat praktik mengajar.

Peserta pelatihan mencoba menerapkan PAKEM. Salah satunya dengan mengajar siswanya belajar di luar kelas. Ternyata belajar tidak harus di kelas, begitu komentar salah satu peserta.

Nyatanya siswa menikmati belajar di luar ruangan. Selain itu juga ada beberapa kegiatan praktik yang membuat siswa senang dalam belajar, contohnya praktik IPA, untuk mengetahui sebab-sebab benda bisa terapung, melayang, dan tenggelam.

Komentar siswa

Di sebelah atas adalah komentar salah satu siswa yang ikut dalam kelas praktik peserta pelatihan.

Fasilitator Blitar Melatih Di Ponorogo

"Andai aku jadi mitra MBE ..." Itulah impian para pendidik Gugus II yang dimotori Kepala Sekolah SDN Tanjung Gunung 1. Para pendidik tersebut ternyata tidak hanya bermimpi. Enam SD yang terletak di lereng gunung jauh dan dari keramaian, mempunyai semangat juang yang tinggi untuk dapat melaksanakan MBS, PSM dan PAKEM.

Fasilitator MBE berfoto

Fasilitator MBE berfoto bersama peserta pelatihan di Ponorogo

Setelah dua kali melakukan studi banding ke SDN Tangkil 1, sekolah mitra MBE di Blitar, mereka memutuskan untuk menyelenggarakan pelatihan MBS, PSM dan PAKEM pada tanggal 8 - 9 Mei 2006. Dengan dana yang mereka usahakan sendiri, mereka mengundang 7 orang fasilitator dari Blitar. Pembukaan pelatihan dihadiri oleh Wakil Bupati, Camat, Ketua DPRD, LSM dan Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo.

1. Pak Kris Budiyono, fasilitator Bahasa Indonesia, tengah memfasilitasi pelatihan.
2. Pak Awik Suwignyo (berdiri paling kiri), fasilitator dari unsur masyarakat tengah memfasilitasi peserta pelatihan dalam diskusi pleno tentang jender.
3. Ibu Hariatun (berkerudung putih), dari SD Singopuran 1 Kartasura sedang mempraktikkan pembelajaran siswa.
4. Ibu Dyah Widyawati (berkerudung hitam) sedang melakukan praktik mengajar dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan responsif kepada siswa kelas 5.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID