Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

BANYUMAS: Pelatihan yang Dinanti-Nanti

Rasanya sudah sangat lama, warga sekolah binaan MBE menanti-nanti pelatihan PAKET 4. Sehingga dengan berlangsungnya Pelatihan PAKET 4 yang berlangsung bulan September ini, seperti setetes air disaat dahaga menyerang. pelatihan Paket 4 terdiri dari 2 bagian, yaitu pelatihan MBS-PSM untuk Kepala Sekolah, Komite, dan Guru, serta pelatihan untuk Kepala Sekolah dan Guru.

Pelatihan MBS-PSM dilaksanakan tanggal 11-14 September 2006 untuk 2 kecamatan binaan. Sedang pelatihan PAKEM dilaksanakan pada tanggal 18-23 September 2006. Pelatihan ini menggugah semangat warga sekolah binaan untuk melakukan perubahan pada sekolahnya.

Baik Fasilitator maupun peserta nampak aktif dalam kegiatan. Begitu juga dengan para pengawas, mereka asyik berdiskusi. Dan tidak ketinggalan, peserta selalu memajangkan hasil diskusinya agar dapat dibaca dan dilihat peserta lainnya, tentu saja dengan harapan adanya kritik atau saran dari peserta lain.

KKG Guru Bahasa Inggris se-UPK Kebasen

Tanggal 5 September kemarin, telah diadakan KKG Bahasa Inggris dengan mendatangkan Native Speaker yang kebetulan adalah Program Director MBE, Bapak Stuart Weston. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenal dan mendengarkan langsung percakapan Bahasa Inggris dengan pembicara aslinya.

Kegiatan dihadiri oleh sekitar 40 orang guru bahasa Inggris baik dari SD maupun SMP yang ada di Kecamatan Kebasen. Peserta sangat antusias, bahkan mengajukan permohonan agar kegiatan serupa sering dilaksanakan, tentu saja harapannya bisa mendapatkan bantuan MBE, dengan mendatangkan native speaker yang lainnya.

Bapak Stuart Weston
Murid Bapak Misbach

Bapak Misbach

Kegiatan ini diprakarsai oleh Bapak Misbach (foto kanan), selaku ketua KKG Bahasa Inggris. Bapak Misbach termasuk salah satu guru (bahkan sekarang telah diangkat menjadi Kepala Sekolah) yang bertekad menjadikan Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran pilihan, terutama ditingkat SD. Pada waktu yang lalu, Bapak Misbach juga pernah mengajak murid-muridnya untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Inggrisnya langsung di lapangan, dengan mengajak murid-muridnya ke Kota Yogyakarta.

Dengan harapan murid-muridnya terpacu mempraktikkan kemampuan Bahasa Inggrisnya langsung dengan turis-turis yang ada di kota Yogyakarta. Di foto atas adalah murid Bapak Misbach yang sedang mempraktikkan kemampuan bahasa Inggrisnya di depan peserta KKG.

Lagi, SD Bentul Menerima Tamu

Di tengah-tengah kesibukan mengikuti pelatihan MBS PSM dan PAKEM 4, pada hari Sabtu, 16 September 2006 SDN Bentul menerima dua kunjungan studi banding secara bersamaan dari SDN Lubang Kidul, Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo sebanyak 57 orang, dan UPTD Karang Moncol, Kabupaten Purbalingga sebanyak 100 orang. Peserta adalah Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah, Wakil dari UPTD, Dinas Pendidikan, dan Kepala Desa.

Kiri: Tampak Ibu Suparni, Guru SDN Bentul yang juga fasilitator memberikan penjelasan kepada peserta kunjungan dari UPTD Karang Moncol seputar pelaksanaan KKG.
Kanan: Tampak salah seorang komite sekolah SDN Lubang Kidul berdiskusi dengan Bapak Aris, komite sekolah SDN Bentul.



SUKOHARJO: Pendampingan PAKEM di Sekolah

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam setiap pelatihan adalah dalam hal tindak lanjut, sebab pelatihan saja kiranya belum cukup sebagai bekal para guru peserta pelatihan untuk menindaklanjuti hasil pelatihan di sekolah masing-masing.

Demikian pula dengan pelatihan PAKEM. Guru peserta pelatihan PAKEM tidak mudah untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dari pelatihan tanpa adanya pendampingan intensif dari para fasilitator.

Tugas ini disadari betul oleh para fasilitator daerah Sukoharjo. Mereka melaksanakan pendampingan ke sekolah-sekolah MBE, beberapa waktu setelah Pelatihan PAKEM 2. Kegiatan pendampingan berlangsung dengan penuh semangat dan menyenangkan.

Hal tersebut disebabkan dalam setiap kegiatan pendampingan, para fasilitator berpegang pada azas kesetaraan dan kesejawatan, di mana di dalamnya terkandung pengertian tidak ada yang merasa menggurui atau digurui.

Ibu Endang Sulistyowati & Pak Mulyono

Atas: Ibu Endang Sulistyowati, Fasilitator IPS sedang berdiskusi dengan Pak Mulyono, di tengah-tengah siswa Kelas 3 SDN Pucangan 4 Kartasura yang sedang belajar.
Bawah: Pak Wukir Purnomo, Fasilitator IPA sedang memberikan beberapa masukan ke-pada Ibu Novi (tengah), ketika melaksanakan pendampingan di SMPN 2 Kartasura.


Pak Wukir Purnomo

Bahkan tidak jarang kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang tukar pengalaman antar guru sekolah-sekolah Mitra MBE, baik bagi guru yang didampingi maupun fasilitator yang mendampingi. Dengan demikian masing-masing guru akan terpacu untuk menggiatkan PAKEM di sekolah masing-masing.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID