Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

BANYUMAS: SDN Karangbanar, Imbas yang Bersemangat

SDN Karangbanar sebagai Imbas dari Sekolah binaan MBE, salah satu gurunya diberi kesempatan mengikuti pelatihan. Sedang Kepala Sekolah dan Komitenya diikutkan dalam workshop tentang Peranan Komite Sekolah. Dari Pelatihan itulah SDN Karangbanar mengenal istilah PSM (Peran Serta Masyarakat).

Walaupun sebenarnya sudah sejak lama melaksanakan kegiatan tersebut, namun menggunakan istilah gotong royong. Gambar di samping menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan sekolah. Bpk Heri, Kepala SDN Karangbanar tampak di tengah-tengah masyarakat yang sedang bergotong-royong memperbaiki lingkungan sekolah.

Masyarakat yang sedang bergotong-royong
Bentuk peran serta masyarakat

Dengan semakin pahamnya arti PSM, ternyata semakin meningkat keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan sekolah. Walaupun Pemerintah sudah mengucurkan dana BOS, tetapi tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk membangun sekolah. Awalnya memang muncul anggapan bahwa sekolah gratis, tetapi dengan sosialisasi kepada orang tua siswa, Ketua RT/RW dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil.

Masyarakat sadar bahwa dana BOS tidak cukup untuk mengembangkan sekolah lebih maju. Masyarakat, bukan hanya orang tua siswa, sangat peduli dengan kemajuan sekolah. Bentuk peran serta masyarakat dipajangkan di ruang guru, seperti terlihat pada gambar di atas.

Panen Raya Pisang MBS

Bersamaan dengan acara pelepasan siswa kelas 6, pada tanggal 27 Juni 2006 SDN Satriyan 03, Kecamatan Kanigioro, Blitar mengadakan Panen Raya Pisang KBK. Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Blitar dengan pemotongan satu tandan buah pisang yang dipajang di depan panggung kehormatan.

Selain Wabup, hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan didampingi para Kasubdin, Kacabdin Kecamatan Kanigoro dan para Pengawas, Kepala SD/MI se-Kecamatan Kanigoro, Muspika, Komite Sekolah, tokoh-tokoh masyarakat, dan orang tua siswa kelas 6.

Bpk Arif Fuadi

Bpk Arif Fuadi Wakil Bupati Blitar sedang memanen perdana pisang MBS

Kegiatan inti acara ini adalah melelang pisang dan karya-karya siswa. Adapun pisang yang dilelang merupakan tanaman para siswa bersama dengan orang tua dan Komite Sekolah. Hasil kegiatan lelang akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

SD Satriyan 03 bukanlah sekolah binaan MBE, me-lainkan sekolah imbas. Namun demikian, di bawah kepemimpinan Ibu Winarti,S.Pd.,M.Si., sekolah ini melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Pajangan siswa dapat dilihat di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar kelas. Contoh lainnya, siswa yang berani tampil qiroah dengan suara yang cukup bagus di hadapan para pejabat tingkat kabupaten.

MALANG: IMBAS Pada KKM MTs

Mengingat pendekatan yang dipopulerkan MBE di Kabupaten Malang sangat signifikan kebermanfaatannya, Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN Kepanjen menyelenggarakan pengimbasan pelatihan pada tanggal 18 - 20 September 2006, yang diikuti 89 guru dari MTs Negeri dan Swasta se Wilayah Kepanjen dan sekitarnya.

Dari refleksi peserta dapat diketahui bahwa menurut mereka pelatihan semacam ini sangat efektif, prosesnya menantang dan menyenangkan, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan pelatihan lanjutan. Hal itu dikarenakan lembaga madrasah, apalagi yang swasta, sangat lambat perkembangannya dalam memahami dan menerapkan inovasi-inovasi pendidikan.

Pelatihan diisi dengan kegiatan pengkajian dan diskusi antar peserta tentang konsep dan di hari ketiga dilakukan praktik mengajar.

P. Sahra'i

Pada gambar di atas P. Sahra'i, peserta dari MTs An Nur Bululawang sedang mempraktikkan pada siswa MTsN Kepanjen, "ternyata dengan PAKEM, siswa jadi antusias belajarnya, lebih aktif dan mampu memahami materi tanpa guru banyak menerangkan" komentar beliau.

MALANG: Kunjungan Dewan dan Muspika

Gaung MBE dengan Program MBS, PSM, dan PAKEM menarik perhatian Komisi B DPRD Kab. Malang didampingi Muspika Kecamatan Pakisaji untuk mengunjungi sekolah binaan MBE.

Secara umum anggota Dewan senang dengan situasi kelas dan proses pembelajaran yang diterapkan di SDN I dan MI An Nur Wadung, yang berada di daerah pedesaan ternyata mampu menunjukkan dinamika yang menggembirakan, layaknya sekolah di perkotaan.

Wakil Ketua Komisi B

Atas: Wakil Ketua Komisi B, Bpk. Syamsul Hadi dan Bpk. Imam Syafii (anggota) sedang mengamati pembelajaran dan aktif berdialog dengan siswa.
Bawah: Camat Pakisaji, Danramil dan Kapolsek, didampingi Bpk. Nurhasan, Kasek MI An Nur Wadung, sedang mencermati pajangan hasil karya siswa.


Camat Pakisaji
RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID