Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

BANDA ACEH: Pelatihan harus ber- PAKEM

Pelatihan yang dilaksanakan MBE selalu mempraktikkan PAKEM dalam kegiatan pelatihan. Para fasilitator lebih berperan menantang para peserta untuk berpikir dan berbuat. Fokus pelatihan 2 di Banda Aceh pada bulan Agustus lebih kepada 'keterampilan bertanya, pengorganisasian kelas dan pembelajaran kooperatif'. Para peserta juga harus merencanakan dan mempraktikkan di sekolah pembelajaran yang menyangkut tiga unsur tersebut.

Ibu Mariaulfah
Peserta membuat pajangan
Johan, siswa kelas 4
Daftar harga

1. Pada saat praktik mengajar Ibu Mariaulfah, seorang pelatih nasional MBE membantu siswa kelas 1, MIN Mesjid Raya, Banda Aceh menyusun kalimat seder-hana berdasarkan kartu kata yang diberikan guru.
2. Setelah pulang ke tempat pelatihan dari praktik mengajar di sekolah, para peserta membuat pajangan hasil karya siswa. Para peserta kelompok guru kelas awal sedang memasang pajangan.
3. Johan, siswa kelas 4, SD 63 Banda Aceh menyusun dan menjumlahkan daftar harga barang yang ada di tempat pensilnya.
4. Saling Belajar: peserta kelompok lain sedang mengamati pajangan kelompok Matematika.

Saling Belajar

PURWOREJO: Pelatihan di MI Memberi Contoh yang Baik

Di kecamatan Butuh, Purworejo pelatihan diadakan di MI Lubang Indarman, meskipun sekolah tersebut terletak di pedesaan dan sulit dijangkau. Sekolah tersebut dipilih karena pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, yayasan dan guru bekerja keras sejak ada MBE untuk mencapai kemajuan dalam manajemen sekolah, partisipasi masyarakat maupun pembelajaran.

Ibu Sri Mutri dan Pengurus

Di atas Kepala Sekolah, Ibu Sri Mutri dan Pengurus , Bpk KH Abdullah Maksum difoto di dalam kelas.

Pelatihan diadakan di MI Lubang Indarman supaya peserta dapat belajar dari contoh-contoh yang nampak di sekolah.

MAGELANG : Workshop CTL di SMPN 4 Magelang

Dalam rangka refreshing dan pendalaman kembali pembelajaran yang telah didapatkan dalam pelatihan-pelatihan MBE, pada tanggal 9 Agustus 2006, SMP N 4 Magelang, sekolah mitra MBE Kota Magelang secara mandiri mengadakan Workshop CTL (Contextual Teaching and Learning).

Workshop diikuti oleh 40 orang, yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru dan staf laboratorium yang didampingi langsung oleh Bp Masdjudi, Koordinator MBE Jawa Tengah dan Fasilitator Daerah.

Tekad dari Kepala Sekolah adalah seluruh Guru di SMP N 4 Magelang dapat melaksanakan KBM dengan CTL ke seluruh siswa dan secara bertahap, sehingga prestasi dan pembelajaran kepada siswa semakin baik serta siswa semakin kritis.

Setelah diberi pemodelan CTL oleh Bpk Imam (Fasilitator IPA), (foto atas) seluruh peserta melakukan micro teaching untuk mengetahui kadar vitamin C pada beberapa bahan uji. Selanjutnya, setiap guru berdiskusi di masing-masing dan dipandu oleh Fasilitator.

Dari hasil workshop ini, kemudian setiap guru peserta workshop menyusun RTL pelaksanaan PAKEM/CTL oleh masing-masing guru mapel dan supervisi Kepala Sekolah.

PURBALINGGA: Komisi C Studi Banding ke Batu

Komisi C DPRD Purbalingga telah mengajak Kepala Sekolah melakukan studi banding pada tanggal 19-21 September 2006 ke sekolah binaan MBE di Kota Batu.

Rom-bongan yang dipim-pin langsung Ketua Komisi C DPRD Purbalingga Bpk Drs Mustangin bertujuan untuk menambah wawasan anggota Komisi C DPRD Purbalingga (yang membawahi bidang pendidikan) dan ajang menimba ilmu manajemen KS sekolah di Purbalingga yang maju. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ibu Mistin didampingi oleh Ketua Komisi C Kota Batu di Aula kantor BAPPEDA.

Sekolah yang dikunjungi adalah SDN 1 Punten, MI Bustanul Ulum dan SMPN 2 Batu. Di ketiga sekolah yang dikunjungi ini para KS yang ikut merasa mendapat tambahan wawasan dan ilmu manajemen sekolah untuk bisa lebih maju lagi dan bisa diterapkan di Purbalingga pada sekolah masing-masing.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID