|
SUKOHARJO: Pelatihan PAKEM 3 - Manfaat Besar Untuk Sambut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Pada tanggal 12 - 17 Pebruari 2007 dilaksanakan Pelatihan PAKEM 3 di Sukoharjo. Pelatihan tersebut diikuti dengan seksama oleh para guru dan kepala sekolah di Kec. Sukoharjo dan Kec. Kartasura. Hal tersebut antara lain didorong oleh adanya Permen No 19 Tahun 2005,dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang sebentar lagi akan diberlakukan. Dengan diterimanya Pelatihan PAKEM 3, para guru dan kepala sekolah menjadi lebih siap dan yakin untuk melaksanakan dua hal tersebut.
|
Paling Atas : Kunjung karya antar mata pelajaran di stan Kelas Awal.
Atas : Ibu Dyah Ani, fasilitator Bhs. Indonesia sedang membantu Ibu Listyani dari SD Islam Al Hilal Kartasura memasang pajangan.
Bawah : Pak Bahren Ahmadi ( berdiri kanan) dan Pak Bambang dari MIN Jetis Sukoharjo sedang berdiskusi dengan kelompok sekolahnya pada sesi pleno.
|
SUKOHARJO: Pelatihan Imbas Jalan Terus
Dengan tersosialisasinya Permen N0. 19 Tahun 2005 yang mewajibkan guru menerapkan pembelajaran PAKEM, disambut dengan antusias oleh guru-guru dan kepala sekolah, terutama di jenjang SD/MI di Kabupaten Sukoharjo. Mereka minta MBE memfasilitasi Pelatihan PAKEM I. Pelatihan PAKEM I imbas telah terlaksana sebanyak tiga kali.
|
Atas: Pak Kris Budiyono, fasilitator B. Indonesia memandu peserta memajangkan hasil karyanya, pada Pelathan PAKEM I Imbas di SDN Gayam 3 Sukoharjo.
Bawah: Pak Darno, seorang peserta Pelatihan PAKEM I Imbas sedang praktik mengajar dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar.
|
|
Pada Tanggal 15 - 17 Desember 2006 diikuti oleh 100 SD di luar Kecamatan mitra MBE, dan 2 SMP di Kec. Sukoharjo atas biaya APBD II yang menyertakan 135 orang guru dan kepala sekolah.
Pada tanggal 29 - 31 Januari 2007 dilaksanakan pelatihan secara swadana oleh 7 MI se-Kecamatan Sukoharjo yang menyertakan sebanyak 110 orang guru dan Kepala Madrasah. Pada tanggal 26 - 28 Pebruari 2007 giliran MI di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Weru dan Kecamatan Tawangsari melaksanakan Pelatihan PAKEM I secara bersama-sama secara swadana di MI Muhammadiyah Watu Kelir, Weru.
Pelatihan tersebut menyertakan sebanyak 150 orang guru dan Kepala Madrasah dari 17 MI. Hingga saat ini, PAKEM telah mengimbas ke 410 guru dan Kepala Sekolah dari 124 SD/MI, dan 50 orang guru dari 3 SMP, termasuk SMPN 3 Tawangsari yang melaksanakan Pelatihan PAKEM 1 secara swadana pada tahun 2006.
PACITAN: KKG Sekolah Multigrade
Sekolah multigrade di kecamatan Punung terdiri dari 5 sekolah. Semenjak diberlakukan SK Bupati No.100/2004 masing-masing sekolah mencoba dan berlomba untuk melaksanakan pembelajaran yang juga disebut "Pembelajaran Kelas Rangkap". Cabang Dinas sebagai penanggung jawab pendidikan di tingkat kecamatan mengambil peran penting.
Demikian juga Cabdin Kec. Punung. Kacabdin, Ibu Sriati Wulansih, S.Pd, sangat mendukung sepenuhnya pelaksanaan pembelajaran yang awalnya sedikit diprotes warga sekolah ini. Setelah ada penelitian dari mahasiswa Pasca Sarjana UNS Surakarta sekolah dan Cabdin semakin merasa bertanggung jawab agar model pembelajaran ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. Bahkan Pemda Nganjuk juga menyempatkan untuk studi banding ke Pacitan tentang hal itu.
|
Bp. Joko Sriono, S.Pd (tengah) sedang membimbing peserta pelatihan/KKG
|
Langkah nyata yang ditempuh Ibu Wulan, demikian Kacabdin Punung ini biasa dipanggil, dengan menginisiasi menyelenggarakan KKG yang diikuti 5 sekolah multigrade di Kec. Punung. Tidak tanggung-tanggung, KKG ini mengambil waktu 2 hari, jadi bentuknya sudah semi pelatihan. KKG kedua ini dilaksanakan tanggal 23-24 Maret 2007. Materi yang dibahas pun bobotnya hampir sama dengan pelatihan yang biasa dilaksanakan selama 3 hari.
Dalam kegiatan tersebut materi yang dibahas meliputi : bedah kurikulum, Cooperatif Learning, pembuatan silabus dan RPP. Fasilitator yang membimbing dengan memberdayakan fasilitator dari kecamatan yang bersangkutan yaitu Joko Sriono, S.Pd dibantu oleh Sujarno yang merupakan fasilitator daerah Kab. Pacitan.
Tips Menghadapi Ujian Nasional Mata Pelajaran Bahasa Inggris dengan PAKEM
Ujian Nasional (UN) tahun 2007 sebentar lagi akan digelar. Berbagai cara ditempuh para guru agar siswanya sukses melewati UN, mengingat begitu penting dan strategisnya UN ini. Cara yang umum ditempuh oleh guru adalah mengadakan Intensif belajar dengan menggunakan soal-soal UN yang lalu-lalu atau soal-soal yang mirip dengan soal UN.
Namun tidaklah selalu mudah melakukan hal semacam ini, khusunya bagi siswa-siswa yang lambat belajar. Ini karena tiap soal mempunyai fokus sendiri-sendiri, sehingga mau tak mau guru harus menerangkan untuk tiap-tiap nomor. Tentu saja ini melelahkan.
|