Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

BANYUMAS: Rapat Reviu Program MBE di Daerah

Program MBE telah berjalan selama 2 tahun di Kabupaten Banyumas, sehingga perlu untuk melakukan kaji ulang/reviu untuk mengkaji apa yang telah dan belum dilaksanakan apa hasilnya, faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat. Menindaklanjuti hal tersebut, Kabupaten Banyumas melaksanakan Rapat Reviu Daerah Program MBE yang berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 13-14 November 2006 bertempat di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dengan peserta yang terdiri dari 3 unsur yaitu : unsur pemerintah (Dinas Pendidikan, Bappeda, Depag, BPKD, dan DPRD); unsur sekolah (sekolah binaan dan fasilitator); dan unsur masyarakat (Komite Sekolah, Dewan Pendidikan, dan BMPS).

Unsur Pemerintah berdiskusi

Atas: Unsur Pemerintah berdiskusi menentukan topik hari kedua dan reviu daerah secara keseluruhan.
Bawah: Kepala Sekolah dan guru sekolah binaan MBE berdiskusi mengkaji ulang dan menyusun RTL PAKEM.

Kepala Sekolah dan guru sekolah

Hari pertama dilaksanakan diskusi persiapan reviu daerah oleh unsur pemerintah untuk menentukan topik yang akan dibahas pada hari kedua, yang sebelumnya diawali dengan kunjungan ke sekolah untuk melihat secara langsung sekolah binaan MBE untuk memperkaya diskusi dan reviu secara keseluruhan. Dari pelaksanaan reviu daerah tersebut kemudian dihasilkan :

  1. Rekomendasi Program MBE Kabupaten Banyumas

  2. Rencana Tindak Lanjut Program MBE Kabupaten Banyumas Sampai 31 Maret 2007

  3. Rencana Tindak Lanjut Program MBE Kabupaten Banyumas Pasca 31 Maret 2007

MAGELANG: Pelatihan PAKEM 3 Kota Magelang

Pada Tanggal 17-19 dan 22-24 Januari 2007, MBE bersama Dinas Pendidikan mengadakan Pelatihan PAKEM 3 sebagai bentuk rangkaian pelatihan (setelah Pelatihan PAKEM 1 dan 2). Pelatihan yang dilaksanakan pada saat liburan akhir semester 1 ini diikuti oleh 20 sekolah binaan MBE dan 5 sekolah non binaan MBE, yang sebelum nya telah mengikuti Pelatihan PAKEM 1 dan 2.

Pada pelatihan PAKEM 3 ini baik fasilitator maupun peserta benar-benar merasakan pelatihan yang paling berat sekaligus paling mengena dan menantang. Hal ini karena materi yang diberikan selain menyenangkan juga menguras pikiran.

Selain itu, hal yang paling dirasakan adalah sangat membantu sekolah dalam menyusun KTSP. Peserta banyak mendapatkan berbagai ke-trampilan dan kemampuan yang terkait dengan penyusunan KTSP.

Pada pelatihan PAKEM 3 ini peserta diajak untuk merefleksikan kembali makna belajar, jurnal belajar, membuat pemetaan kompetensi, menyusun perencanaan pembelajaran tematis dan lain-lain.

Fasilitator semakin mantap, karena ada Lokakarya Kegiatan Pasca ToT 3. Hal ini terbukti saat pelatihan, dalam setiap mapel suasana terlihat selalu men-yenangkan, santai namun tetap serius.

Ibu Lilik
Bpk Susanto

Paling atas: Ibu Lilik saat memfasilitasi mapel IPS dalam Pelatihan PAKEM III
Atas: Bpk Susanto (Fasilitator Nasional) saat mendampingi peserta dalam diskusi pemetaan kompetensi di mapel Bahasa Indonesia
Bawah: Bpk Farid Setiawan (Fasilitator IPS) saat menjelaskan pemetaan kompetensi yang dilakukan kepada peserta Expo mapel

Bpk Farid Setiawan

Keterlibatan Fasilitator Nasional juga sangat membantu jalannya diskusi, terutama di saat banyak peserta yang bertanya lebih banyak tentang model assessment / penilaian yang ada dalam PAKEM. Expo mapel, adalah satu sesi tambahan yang ada dalam Pelatihan PAKEM 3 ini, antara lain untuk mengetahui hasil-hasil kegiatan antar mapel. Setiap peserta mapel berkunjung ke semua mapel yang ada dan mencatat hal-hal positif yang ditemukan.

Pada akhir pelatihan, masing-masing peserta mapel membuat RTL (Rencana Tindak Lanjut) yang didiskusikan dengan peserta mapel lain dalam kelompok sekolah. RTL yang disusun bersama selanjutnya dijadikan pe-gangan Kepala Sekolah dan dibagikan kepada Fasilitator serta Pengawas Dinas Pendidikan.

MALANG: Guru Agama BerPAKEM-ria

Walaupun mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) belum masuk ke dalam program MBE, guru-guru agama tidak mau ketinggalan dalam ber-PAKEM-ria. Pada forum KKG PAI, fasilitator MBE diundang untuk memperkenalkan PAKEM.

Antusiasme Guru Agama Islam

Gambar di atas menunjukkan antusiasme Guru Agama Islam belajar PAKEM; untuk memperoleh pemahaman dan penghayatan yang benar. Sebelum dipraktikkan ke siswanya, Guru Agama mencoba ber-PAKEM-ria lebih dulu

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID