Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

Bentuk Partisipasi Masyarakat pada M.Ts. Seloputro, Blitar

Kendati Blitar merupakan salah satu kabupaten baru yang bergabung dengan program MBE USAID, Blitar merupakan salah satu kabupaten yang masyarakatnya memiliki komitmen yang tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan.

Di MTs Selopuro Kabupaten Blitar misalnya, bentuk partisipasi masyarakat terhadap pendidikan antara lain dalam bentuk wakaf kolektif pengadaan tanah untuk sekolah. Saat ini sudah dibeli sebanyak 5000 m2, pengadaan gedung 7 lokal hasil swadaya masyarakat dan orang tua, ruang koperasi sekolah, tempat sepeda siswa, dan pembuatan pintu gerbang sekolah.

Dengan adanya program MBE, harapan pihak sekolah bisa secara bertahap peningkatan mutu melalui pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM). Ke depan, partisipasi masyarakat akan ditingkatkan dalam bentuk partisipasi peningkatan mutu KBM di sekolah.

Berbenah Menata Ruang Kelas di Pati

Hadirnya program MBE ke sekolah membawa angin segar bagi masyarakat sekolah, khususnya para guru dan siswa. Tahap awal, anak-anak diajak untuk senang ke sekolah dan belajar dengan riang pula. Demikian dikemukakan Kepala SDN Kutoardjo 03 Pati, Ibu Sriyanti.

Program pertama yang dilakukan adalah berbenah menata kembali ruang kelas agar kelas bisa menyenangkan, antara lain dengan menata pajangan kelas dengan baik, benar, dan secara fungsional dapat berperan sebagai sumber belajar.

Pajangan Kelas berperan sebagai sumber belajar Kendati sekolah sederhana, tekad untuk menjadikan sekolah sebagai persemaian yang subur melalui usaha kerja keras semua pihak, terutama staf guru dan pihak orangtua murid dan komite sekolah sangat besar.

Ini bukan pekerjaan mudah, perlu dukungan semua pihak termasuk para guru untuk menjadikan kelasnya sebagai lahan persemaian subur, sehingga pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan bisa dilaksanakan di setiap kelas.

Cinta Lingkungan, Mulai di Sekolah !

Sisi lain dari program MBE adalah semakin disadarinya sekolah sebagai persemaian subur bagi usaha meningkatkan kemampuan siswa, termasuk membina generasi muda untuk berinteraksi dengan lingkungannya.

Hal yang dilakukan SDN 02 Sembasuragar, Pati adalah dengan gerakan cinta lingkungan kepada para siswa. Siswa berkunjung ke Areal Pertanian Seperti dijelaskan ibu Sumiyati, Kepala Sekolah setempat, cinta lingkungan bisa dimulai di sekolah. Kami melaksana-
kan program pembelajaran ke luar kelas dan dilakukan secara terpadu.

Artinya, pelaksanaan KBM diluar kelas tersebut, selain untuk tuntutan pembelajaran tertentu, misalnya IPA, IPS, dan Bahasa Indonesia, anak juga dibawa kepada suasana nyata apa yang terjadi di lingkungan sekitar.

Di daerah Pati misalnya, dengan daerah yang umumnya agraris, anak dibawa ke areal pertanian untuk mengamati berbagai fenomena alam dan lingkungan masyarakat dengan segala dinamikanya.

Itulah sisi lain program MBE yang dilakukan SDN 02 Sembasuragar.

Selain secara bertahap melaksanakan pembelajaran PAKEM, ada upaya sistimatis untuk mengajak anak mengenal lingkungan alam dan sosial budaya secara langsung melalui program cinta lingkungan yang dilakukan secara terintegrasi.

MGMPS di SMPN 1 Banyuwangi

Sosialisasi PAKEM di SMPN 1 Banyuwangi dilakukan lewat kegiatan MGMPS (Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sekolah) seminggu sekali tiap mata pelajaran. Kegiatan ini dipimpin oleh koordinator mata pelajaran. Selain bertujuan untuk sosialisasi PAKEM, kegiatan ini dapat sebagai wadah tukar pendapat, pikiran, dan gagasan antar guru-guru mata pelajaran serumpun.

1. Guru Matematika Berdiskusi

Gambar 1. Guru-guru mata pelajaran matematika melakukan kegiatan diskusi mempersiapkan bahan yang akan diajarkan ke siswa, membuat rencana pembelajaran, menguji rencana pembelajaran, dan mengevaluasi sebelum disampaikan ke siswa.

2. Siswa Praktekkan Hasil Diskusi

Gambar 2. Hasil diskusi di MGMPS dipraktikkan ke siswa oleh seorang guru dan guru yang lain mengamati.

3. Karya Siswa Yang Terbaik

Gambar 3. Karya anak dipajangkan di kelas dan yang terbaik dipajang di koridor pintu masuk sekolah.

Tulisan Tentang Hormon Adrenalin

Siswa SMP 1 Banyuwangi senang belajar Biologi, karena pelajaran menarik, mebahas hal yang penting bagi mereka dan memberi kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan kreativitas dan ide-nya sendiri. Dalam hasil karya di sebelah kiri, anak menulis tentang hormon adrenalin. Sejak ada pembelajaran seperti ini, nilai siswa SMP dalam ujian mening-kat cukup baik!

Ibu Irmawati

Ibu Irmawati, Koordinator MGMPS SMPN 1 Banyuwangi yang juga Fasilitator IPA Kabupaten

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID