Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

Peserta Pelatihan Fasilitator Daerah di Banyuwangi - Tgl. 21 s.d. 26 Agustus 2004
Blitar

Blitar


Batu

Batu


Banyumas

Banyumas


Madiun

Madiun


Kebumen

Kebumen


Orang Tua membantu siswa di Kelas

Orang tua membantu guru di kelas pertama kali dimulai dari Probolinggo. Sekarang sudah muncul antara lain di Banyuwangi, misalnya di SD Jajag 7 di Kecamatan Gambiran. Ada guru di sekolah dan daerah lain yang belum siap menerima orang tua di dalam kelas.

Namun, guru kelas 1 di SD Jajag 7, Ibu Sri Suwarti senang sekali mendapat bantuan, karena anak-anak di kelasnya yang biasanya tidak dapat dibantu perorangan, sekarang dapat bantuan setiap saat, dan belajar membaca dan menulis jauh lebih cepat.

Orang Tua Siswa membantu dikelas

Orang Tua Siswa bersama Guru

Orang tua siswa membantu di kelas 1 di SD Jajag 7 Banyuwangi (paling atas). Sebanyak 11 orang tua murid membantu di kelas tersebut - difoto bersama Kepala Sekolah, Bpk Drs. H. Suryono dan guru kelas 1 Ibu Sri Suwarti (atas).

Program MBE Cocok Pada Otonomi Daerah

Bp Sugiyanto dari Direktorat TK/SD dan Bp. Heru Asri dari Direktorat PLP, Dep-diknas bersama Bp. Stuart Weston dari MBE (bawah). Mereka ikut mengamati pelaksanaan program pelatihan MBE pada saat Pelatihan Fasilitator MBE untuk Daerah Baru.

'Program yang dilaksanakan MBE sangat cocok untuk dikembangkan di sekolah, khususnya pada era otonomi daerah'. Hal di atas ditegaskan Bapak Sugiyanto, salah seorang pejabat Direktorat TK dan SD Depdiknas Jakarta pada saat meninjau kegiatan Pelatihan Fasilitator Program MBE untuk Daerah baru pada bulan Agustus yang lalu di Banyuwangi. Dikatakan selanjutnya, dengan program peningkatan mutu pendidikan melalui MBS, peran serta masyarakat, dan PAKEM, pembangunan pendidikan di Indonesia diharapkan akan lebih berkualitas dan dapat lebih dipertangungjawabkan.

Alasannya, program pengelolaan pendidikan dasar seperti MBE ini telah terbukti kehandalannya melalui program yang hampir sama yang telah dilaksanakan oleh UNESCO dan UNICEF di beberapa daerah lainnya, antara lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selanjutnya Sugiyanto, melalui program seperti MBE ini, mari kita bangun program pendidikan dasar di Indonesia yang lebih efisien, efektif, rasional, akuntabel, dan transparan!

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID