Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

Sosialisasi MBE di Seluruh Pati

Sosialisasi Pengawas TK/SD se-Kabupaten Pati, mengenai program MBE difokuskan pada Pembelajaran PAKEM dan KBK 2004 secara umum. Hal ini dilakukan pada tanggal 17 Juli 2004 bekerjasama dengan program MBE Kab. Pati dengan mengundang Fasilitator SD, Koordinator Jawa Tengah serta Konsultan MBE Jakarta (Bp. Ujang).

Bp. Ujang melakukan contoh Pembelajaran
Bp. Umar Samadhy Melakukan Sosialisasi

Bp. Ujang (Konsultan MBE melakukan contoh Pembelajaran Yang Menyenangkan (memadukan huruf menjadi kata) saat Sosialisasi PAKEM dan KBK untuk Pengawas TK/SD se Kabupaten (Gambar No.1)
Bp. Umar Samadhy Melakukan Sosialisasi tentang KBK 2004 yang memfokuskan pembelajaran pada siswa Pati (Gambar No.2)

Pelatihan PAKEM di 19 Kecamatan di Pati

Pelatihan mengenai program MBE yang dilakukan di beberapa Kecamatan di Kab Pati, difokuskan pada Pembelajaran PAKEM dan KBK 2004 secara umum. Hal ini dilakukan oleh Dinas Cabang yang dikoordinasi oleh Dinas Pendidikan Kab. Pati bekerjasama dengan program MBE Kab. Pati dengan mengundang Fasilitator SD, Koordinator Jawa Tengah serta Konsultan MBE Jakarta. Pelatihan PAKEM secara Swadana ini dimulai dari tanggal 29 Juli 2004 yang menggunakan dana APBD Kab.

Pati serta swadana oleh masing-masing Dinas Cabang Kecamatan di 19 Kecamatan se-Kabupa-
ten Pati. Pada tahap pertama tanggal 29-31 Juli 2004 terdiri dari Kec. Margorejo, Kec. Jaken, Kec. Sukolilo, Kec. Kayen, Kec. Tayu, dan Kecamatan Margoyoso. Peserta yang dikirim terdiri atas calon fasilitator tingkat gugus dan daerah binaan yang terdiri dari guru mata pelajaran di gugus binaan tiap kecamatan.

Pada awal Agustus pelatihan PAKEM dilaksanakan di Kecamatan Wedarijaksa, Trangkil, Gembong, Tlogowungu, Tambakromo, Winong, Gabus dan Juana (sampai tanggal 18 September 2004). Untuk Kecamatan Batangan, Gunungwungkal, Yayasan Maarif (dibawah NU Cabang Pati) dan Kecamatan Dukuhseti akan ada pelatihan pada akhir September sampai awal Oktober 2004.

Pembelajaran 'Tentang Bunyi

Fasilitator IPA Bp. Kabullah Daim, memberikan bimbingan Pembelajaran 'Tentang Bunyi" saat pelatihan PAKEM di Kecamatan Margorejo Kab. Pati


Proses Belajar Kreatif

Proses Belajar Kreatif diperkenalkan Bp. Imam Sukamto (fasilitator IPS) kepada peserta pelatihan PAKEM dengan melihat hasil karya peserta lain

Rencana Tindak Lanjut dari pelatihan yang dilakukan oleh Cabang Dinas SeKab. Pati adalah pembentukan fasilitator tingkat kecamatan dan gugus di tiap kecamatan yang akan selalu berhubungan dengan fasilitator MBE kabupaten dengan dikoordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Pati.

Dari Pelatihan PAKEM di Pati

Kami Juga Ingin Maju Bersama!!

Salah satu dampak program MBE di Kabupaten Pati adalah termotivasinya para guru, kepala sekolah dan pengawas untuk terus belajar dan dapat menyerap program inovasi pendidikan yang ditawarkan. Kendati program MBE hanya diimplementasikan di 20 SD/MI dan SMP/MTs, meskipun ternyata minat para guru dan kepala sekolah untuk menerapkan program MBE melalui MBS dan Pakem sangat tinggi.

"Kami kewalahan untuk memenuhi keinginan guru untuk mengikuti pelatihan", demiki-an dikemukakan Munadi Koordin-ator MBE Kabup-aten Pati. "Untuk bulan Agustus dan September saja, ada sepuluh kegiatan pelatihan PAKEM untuk guru dan KS di 10 kecamatan di Pati.

Untung pihak RTI USAID mendukung dengan mengirimkan nara sumber/fasilitator kabupaten dan konsultannya, sedangkan pihak sekolah dan kantor dinas pendidikan kecamatan menopang untuk konsumsi dan ATK yang dibutuhkan".

Itulah sisi lain potret guru di sekolah. Sebenarnya mereka haus ilmu dan memiliki tekad untuk maju. Mudah mudahan melalui program MBE ini, merupakan salah satu kegiatan yang dapat merangsang guru untuk belajar terus dan melakukan layanan terbaik untuk para siswa di sekolah.

SDN Bentul Banyumas

Terbaik di Pramuka, Ingin Juga Terbaik di Pakem

SD Negeri Bentul Kebasen merupakan salah satu SD yang akan dibina oleh program MBE di Kabupaten Banyumas. Baru-baru ini, SD tersebut mendapat penghargaan sebagai gerakan Pramuka Terbaik tingkat Kabupaten Banyumas. Ini berkat kerja sama para pembina dan tokoh masyarakat dalam mengembangkan gerakan Pramuka di sekolah tersebut.

Kegiatan Pramuka di SDN Bantul

Seperti dikatakan Kepala SDN Bentul, Sukur Iskandar, S.Pd. sebagai pendatang baru, kami sangat berterima kasih dapat kesempatan untuk dapat dibina dalam program MBE. Saat ini, sekolah kami sedang melakukan berbagai kegiatan untuk memajukan program pendidikan antara lain : program gerakan peduli pendidikan melalui infak, kegiatan SKJ, menggalakan minat baca siswa, pengelolaan perpustakaan, dsb.

Di bidang pramuka tahun 2004, sekolah kami mendapat predikat sebagai pembina gerakan Pramuka Terbaik tingkat Kabupaten. Oleh sebab itu, kata Bp Sukur Iskandar, bila sekarang ini prestasi kami adalah sebagai sekolah terbaik dalam membina gerakan Pramuka, pada waktu mendatang kami ingin maju dalam program peningkatan mutu pendidikan melalui Manajemen Berbasis Sekolah, Partisipasi Masyarakat, dan PAKEM.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID