Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

SEKOLAH PRESIDEN DI PACITAN

SDN Baleharjo I: Sang Presiden Pernah Sekolah di Sini !

SDN Baleharjo I, terletak di salah satu sudut kota Pacitan. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah yang dibina oleh program MBE. Seperti sekolah lainnya, SD ini tengah berupaya melakukan berbagai upaya pembenahan ke arah peningkatan layanan pendidikan melalui program MBS, PAKEM, dan PSM.

Salah satu yang istimewa dari sekolah ini adalah keberhasilannya mengantarkan salah seorang alumninya menjadi Presiden RI. Bapak Susilo Bambang Yudoyono adalah alumnus sekolah ini, demikian dikatakan kepala sekolahnya, Bapak Sumadi (paling bawah).

SDN Baleharjo I
Bapak Sumadi

Beliau mengatakan, kami bangga salah seorang mantan siswa kami telah berhasil menjadi Pemimpin Nasional. Beliau pernah berkunjung ke SD ini setelah menjadi Presiden, tepatnya bersamaan dengan acara nyekar di Taman Makam Pahlawan Pacitan, beberapa bulan yang lalu. Ditambahkan Pak Sumadi, Bapak SBY adalah adik kelasnya, dan sejak dulu sudah terlihat kepandaian dan sikap disiplin dari seorang SBY.

Ketika berkunjung Sekolah tersebut SBY berharap agar para siswa belajar dengan keras agar menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara. KS dan Guru-guru berharap Pak SBY bisa mengukir kenangan di alumni sekolahnya. Itulah profil salah satu SD di Pacitan. Sekolah manalagi yang siap mencetak generasi muda untuk menjadi Presiden?

Laki dan Perempuan Menjahit Bersama

Salah satu isu yang dibahas dalam program MBE dan program pendidikan lainnya adalah isu jender. Isu jender ini berkaitan hak-hak manusia, bahwa semua orang harus mempunyai hak yang sama untuk mendapat pendidikan dasar dan tidak boleh ada diskriminasi berdasarkan jenis kelamin, asal et-nis atau hal lainnya.

Siswa dan siswi menjahit bersama

Seperti terlihat foto No.1, siswa dan siswi menjahit bersama-sama di kelas 1 MTsN Gombong, Kebumen. Di banyak sekolah menjahit dianggap kegiatan perempuan saja! Isu jender tidak hanya dibahas dalam program MBE. Hal ini juga ditekankan dalam program CLCC (MBS) yang diselenggarakan oleh lembaga PBB yaitu UNESCO dan Unicef.

SMP3 Ajibarang Maju

Bapak Wahyudin SMPN 3 Ajibarang, Banyumas juga melakukan gebrakan spontan dalam pelaksanaan PAKEM. Bapak Wahyudin (foto sebelah kanan) selaku Kepala Sekolah dan juga sebagai salah satu fasilitator MBE Kabupaten Banyumas, bertekad melak-sanakan PAKEM secara menyeluruh di sekolahnya. Kini dapat dilihat berbagai pajangan yang menghiasi ruang-ruang kelas (foto di bawah), sebagai media menyalurkan kreatifitas siswa yang selama ini belum terekam dan terwadahi.

Pajangan menghiasi kelas

Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Dinas Pendidikan beliau merencanakan untuk membangun kebun buah dalam waktu dekat, yang dapat dimanfaatkan untuk agrowisata (foto denah di sebelah kiri).

Namun yang paling mengesankan di SMP 3 adalah pembelajaran yang bersifat kontekstual atau PAKEM. Contoh di bawah ini adalah foto siswa kelas 2A asyik bekerja dalam kelompok di bawah bimbingan gurunya Ibu Titi Pratiwi untuk mengukur keliling dan garis tengah lingkaran supaya dapat menghitung angka p (phi). Kegiatan sangat baik dan relevan untuk siswa kelas 2 SMP.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID