Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

Praktik Mengajar di SD Kedungdalem 1

Kreativitas perlu dikembangkan di semua mata pelajaran. Siswa kelas 6 SD Kedungdalem 1 diminta membuat beberapa gambar grafik di kertas berpetak. Kemudian mereka menulis koordinat sudut-sudut gambar tersebut.

Mereka menulis koordinat sudut-sudut gambar tersebut

Contoh lain: Daripada diberi gambar oleh guru untuk mengisi nilai pecahan, siswa kelas 3 telah membuat berbagai gambar yang berbeda yang menunjukkan seperdua (1/2).

kata-kata sendiri kata-kata sendiri
Beberapa gambar grafik (1) Hasil Putri Rahayu
Guru yang malakukan praktik mengajar ini, Ibu Gunarti dari Banyuwangi, sedang mengamati hasil karya salah satu siswa Putri Rahayu.
Beberapa gambar grafik (2)





Anak-anak di kelas 2 dan 1 dapat menulis pokok pikirannya dengan menggunakan kata-kata sendiri.

Anak-anak di kelas 2



Salah satu kunci keberhasilan adalah peran Dinas Pendidikan

Program Yang Akan Datang

Sosialisasi Program MBE
Agar terdapat persamaan persepsi terhadap Program MBE di daerah binaan, perlu dilakukan langkah sosialisasi. Sosialisasi direncanakan akan dilaksanakan di setiap kabupaten dengan melibatkan kurang-lebih 50 peserta dari dua kecamatan binaan. Sosialisasi Program MBE direncanakan bulan Oktober.

Pemetaan Sekolah
Kegiatan Pemetaan Sekolah dilakukan tiga tahap, yaitu: Lokakarya Pemetaan Sekolah, Aktivitas Pemetaan Sekolah, dan Lokakarya Analisis Data Hasil Pemetaan. Tahap Lokakarya Pemetaan Sekolah direncanakan di tingkat provinsi dan selesai pada bulan Oktober 2003 di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tahap Pemetaan Sekolah direncanakan pada bulan Oktober—November. Sedangkan Tahap Lokakarya Analisis Data Hasil Pemetaan direncanakan tuntas pada bulan November.

Pelatihan Sekolah dan Masyarakat
Pelatih yang telah dilatih di Probolinggo diminta mengujicobakan apa yang mereka pelajari di sekolahnya masing-masing. Kemudian program akan ditindaklanjuti dengan pelatihan kepala sekolah, guru, dan masyarakat dari 20 sekolah binaan pada bulan Desember 2003. Pelatihan tersebut akan diberikan oleh pelatih dari masing-masing kabupaten didampingi pelatih dari pusat.


Kunjungan oleh USAID
Pada saat pelatihan pelatih di Probolinggo kami dikunjungi Ibu Theresa Tuano dari USAID sebagai donor yang mendanai program MBE. Beliau berasal dari Amerika Serikat, tetapi ayahnya orang Filipina. Beliau baru satu bulan di Indonesia tetapi sudah menguasai cukup baik Bahasa Indonesia. Dia senang berkunjung ke beberapa sekolah di antaranya SD-MI dan SLTP, karena ingin tahu keadaan yang sebenarnya pendidikan dasar di Indonesia. Di sekolah yang sudah disentuh program MBS dia terkesan melihat perubahan yang telah terjadi dalam hal keterbukaan manajemen dan keuangan, keterlibatan masyarakat dan terutama dalam kegiatan belajar mengajar. Anak-anak aktif belajar dan cukup berani berbicara dengan beliau, apalagi mutu hasil karya anak pada umunya sangat mengesankan.

Anak SD Ngepung di Sukapura, Probolinggo menyambut Theresa Tuano dari USAID. Anak SD Ngepung di Sukapura
RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID