Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

TIPS UNTUK GURU 2 - Tahukah Anda?

Tinggi rendahnya mutu hasil karya siswa tergantung pada:

  • Tugas/perintah/jenis pertanyaan yang diberikan guru
  • Tinggi rendahnya tuntutan guru
Contoh:
  • Kalau guru olah raga memasang mistar setinggi 40 cm, semua anak akan melompat setinggi 40 cm meskipun beberapa anak mungkin dapat melompat jauh lebih tinggi. Bagaimana kalau mistarnya setiap kali dinaikkan oleh guru?
  • Pertanyaan tertutup hanya menghasilkan 1 jawaban, sedangkan pertanyaan terbuka akan menghasilkan banyak jawaban.
  • "Sebutkan penyebab banjir" menghasilkan jawaban lebih sedikit dibandingkan dengan pertanyaan "Apa saja penyebab banjir?" atau "Berapa banyak penyebab banjir yang dapat kamu temukan? Jelaskan pendapatmu!
  • Kalau guru menuliskan 10 Soal matematika di papan tulis siswa akan mengerjakan paling banyak 10 soal, sedangkan seandainya guru tsb membuat satu contoh soal dan menyuruh siswa membuat soal sendiri sebanyak-banyaknya banyak anak akan membuat lebih dari 20 soal dan mengerjakannya dengan waktu yang sama.
  • Anak SD kelas 1 sudah dapat menulis: 'Saya pergi ke sekolah naik becak. Teman saya ke sekolah naik mobil', tetapi anak-anak di kelas 4 dalam pelajaran IPS hanya menulis dalam tabel: 'Jenis kendaraan transportasi darat: Becak, delman, motor, mobil, dan kereta api' (karena guru tidak pernah menuntut lebih tinggi).

Untuk meningkatkan mutu hasil belajar IPS, menurut pendapat Anda tugas/perintah apa yang seharusnya diberikan guru kelas 4 selain mengisi tabel? Bagaimana sebaiknya tuntutan guru kelas 6?

Tulisan anak kelas 1 dan 2

Kalau anak kelas 1 (kiri) dan kelas 2 (kanan) sudah dapat menulis seperti ini, seharusnya bagaimana tulisan anak kelas 4 maupun kelas 6., Bagaimana anak SMP?

Cerita dan Pertanyaan dari Daerah
Kami siap menjawab pertanyaan Anda berkait dengan PAKEM/ Pembelajaran Kontekstual, MBS, atau hal lain. Kami juga minta dikirimi cerita Anda dari daerah MBE tentang inovasi atau isu pendidikan baik di tingkat sekolah, masyarakat, maupun kabupaten. Kirimkan kepada kami di Jakarta untuk Suara MBE. Bila disertai foto, lebih bagus lagi. Kirimkan melalui pos, fax atau e-mail. Alamat, nomor fax, dan e-mail ada di bawah ini.

TIPS UNTUK GURU 3 - Inti PAKEM


Banyak guru ingin tahu pembaharuan pendidikan antara lain Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM). Mereka berkunjung ke sekolah yang telah mulai melaksanakan PAKEM. Yang paling menonjol di sekolah yang dikunjungi adalah pengaturan meja dan kursi dalam bentuk kelompok. Kemudian guru pulang ke sekolahnya dan menganggkap bahwa PAKEM hanya kerja kelompok, dan semua tugas dikerjakan dalam kelompok sehingga tidak ada tugas perorangan lagi! Mereka tidak mengerti bahwa inti PAKEM adalah bukan hanya bentuk tempat duduk tetapi kegiatan yang dikerjakan anak harus menantang siswa untuk mengembangkan berbagai kompetensi seperti berpikir kreatif, mengungkapkan pikiran, dan memecahkan masalah secara mandiri.

Manfaat anak duduk berkelompok adalah memudahkan interaksi antar siswa. Mereka dapat mendikusikan masalah dan membandingkan hasil kerjanya. Hal ini penting untuk megembangkan berbagai keterampilan. Namun perlu ditekankan bahwa hanya sebagian tugas dapat dikerjakan dalam kelompok.

Tugas yang dapat dikerjakan dalam kelompok termasuk:

  • Anak-anak saling tukar-menukar ide tentang sesuatu masalah atau isi cerita yang akan ditulis;
  • Anak memecahkan suatu masalah bersama-sama;
  • Anak melakukan praktik yang tidak bisa dilakukan perorangan, perlu ada diskusi, atau karena jumlah alat bantu terbatas

Penerapan PAKEM

Penerapan PAKEM ditentukan oleh kegiatan yang dikerjakan anak bukan sekedar pengelolaan tempat duduk!

Banyak tugas yang tetap dikerjakan secara perorangan, misalnya:

  • Anak menulis laporan, puisi atau cerita;
  • Anak mergerjakan soal matematika;
  • Anak membuat suatu kesenian atau kerajinan tangan.

Mengapa tugas ini perlu dikerjakan perorangan - karena dalam rangka Kurikulum Berbasis Kompetensi tugas utama seorang guru adalah mengembangkan potensi setiap siswa. Semua anak perlu mengembangkan keterampilannya dalam hal menulis karangan atau memecahkan soal matematika sendiri dan tidak bisa diwakili sekelompok siswa.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID